Thursday, December 4, 2014

Rezeki Harus Dicari

Rezeki benar-benar harus dicari, jangan lupa cari Aku juga ya karena namaku Rezky hehe  :D

Well, "mendapatkan penghasilan sendiri/bebas masalah financial" itu yang menjadi target utamaku menjalankan bisnis MOMENT

Walaupun kebutuhan sehari-hariku sudah dicukupi oleh kedua orang tuaku tapi hari gini gak punya duit pribadi yang masuk di rekening pribadi yaaaa gak jaman hehe

Mau dong, kita sebagai wanita memiliki uang hasil dari kerja keras kita sendiri, jangan hanya menunggu uang mingguan atau bulanan dari orang tua hehe

Setelah dipelajari lebih dalam ternyata seru juga jalanin bisnis MOMENT ini, hanya perlu sedikit waktu, aku sudah mulai mengenal bisnis ini lebih jauh dari sebelumnya

Mulai dari sejarahnya, cara kerjanya, kisah-kisah sukses orang terdahulu, dan lain-lain..

Hmmmmm senang kan kalau bisa mendapatkan bonus-bonus-bonus-bonus jute jute setiap hari dari MOMENT terutama passive incomenya itu loooohhhhh, duit duit duit! Matreeeeeeeee hahaha

Dalam bisnis MOMENT jaringan sangatlah penting, awal join MOMENT aku mulai gencar membangun kontak kembali dengan kawan-kawan lamaku dan menambahkan banyak teman di social media yang ku punya, sok kenal gitu deeehhhh haha

Namun, aku tidak mau mebuang-buang waktu, aku mulai bicara basa-basi dengan teman dan orang-orang baru sampai akhirnya menuju ke poin utama "mengajak untuk join menjadi partner bisnisku"

Aku terus mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang MOMENT, produknya, bisnisnya, cara kerjanya, keuntungannya, semua aku coba gali sedalam mungkin..

Rezeki itu sudah diatur olehNya, jadi jangan pernah malu gengsi ataupun takut dalam mengajak serta orang dalam bisnis kita akan mengurangi omset atau mempersempit lahan kita

Berbagi ilmu itu indah loh, apalagi kita membuat orang mendapatkan keberuntungannya disini, dan yang paling penting yang bisa mengubah diri kita kita yaaaaa diri kita sendiri.

Tapi ingat, walaupun rejeki sudah diatur olehNya tapi berusaha dan berikhtiar adalah kunci kita mendapatkan kesuksesan

JADI, rejeki itu tetap harus dicari, yang halal loooh yaaaaaa :)

Yukkkk segera join MOMENT juga dengan aku, punya modal? Ok! gak punya modal impian join MOMENT hancurrrr haha apakali hancurrrr, sini saja aku ajarin gimana caranya join MOMENT tanpa modal, jangan ragu dan malu tanya tanya ke aku yaaa

BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 08961038338

Bisnis MOMENT? Bikin Hidup Jadi Lebih Baik

Ayooooooo...
Siapa yang sekarang kalau lagi milih baju di mallyang diliat duluan pasti harga yang tertera di merk bajunya atau milih sepatu cantik yang dibalik alas belakangnya dulu untuk cek harganya :p

Tapi mau dong suatu saat nanti kalau shopping begitu suka langsung masukin ke keranjang atau begitu naksir bentuknya langsung bawa ke kasir tanpa mikir harga atau melihat barang apik langsung dibungkus buat orang tua, saudara, suami/istri, anak dan keluarga atau bahkan membelikan mereka barang-barang baru bukan lagi barang-barang yang bekas..

Mimpi gak tabu kok, tidak ada yang melarang kita bermimpi setinggi-tingginya selama mimpi membuat kita menjadi semakin semangat dan selalu berpikiran positif..

Yuukkkkk yuuukkkkk join MOMENT sekarang juga.. Masih percaya kan pintu rejeki datang dari mana saja?
Mahasiswa seperti saya pun bisa dapatkan gaji jutaan setiap bulan
hanya bekerja dari rumah saja tanpa meninggalkan keluarga dan kuliah, bahkan bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja..

More info tentang MOMENT? Hubungi saya yaaaaaa
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Alasan Memilih MOMENT Sebagai Bisnis Investasi Masa Depan

Kenapa saya menjalankan bisnis MOMENT? Karena saya pengen mempersiapkan dengan baik masa depan, masa tua & untuk keluarga anak anakku kelak.

Kenapa harus dipersiapkan sejak dini? Karena akan sangat jarang ada keluarga sekalipun yang mau diminta
"Nih gue titip anak gue ya, sekolahin sampai jadi Dokter"
atau naudzubillah misal divonis sakit
"gue pinjem uang kamu ya 50jt saja, laki/bini/anak gue butuh biaya operasi"

Yakin mba, bu? ada yang mau nolong
atau yakin sudah siap dengan yang seperti itu?

Nah itulah kenapa saya menjalankan bisnis MOMENT!!!
-bisnis yang bisa diwariskan kepada anak-anak saya kelak
-bisnis yang inshaa'Allah bisa menjamin hidup anak-anak saya kelak
-bisnis yang uang bulanannya bisa saya pakai untuk bayar asuransi kesehatan
-bisnis yang bisa membantu saya menabung
-bisnis yang saya bilang adalah aset masa depan untuk orang-orang tercinta

Mau join bisnis MOMENT bersama saya?
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Ditungguuuuuu ^^

Saturday, November 8, 2014

Namanya IBU


Sutu hari, ada seorang bayi yang siap dilahirkan. Sang bayi bertanya kepada Tuhan, "Ya Tuhan, Engkau akan mengirim aku ke Bumi, tapi aku takut. Aku masih terlalu kecil dan tak berdaya. Siapakah yang akan melindungiku nanti di sana?"

Tuhan menjawab, "Aku akan memberikan malaikat khusus untukmu. Dia akan mengawasimu dan mengasihimu."

Sang bayi bertanya lagi, "Tapi aku senang sekali berada di sini, Tuhan. Di surga ini, aku tak perlu berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi."

Tuhan menjawab, "Tenanglah. Malaikatmu itu juga akan selalu menyenandungkan lagu untukmu. Dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Engkau akan merasakan cinta dan kasih sayangnya. Semua itu akan membuatmu bahagia."

Sang bayi bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?"

Tuhan menjawab,"Malaikatmu itu akan membisikkan kata-kata yang paling indah. Dia akan selalu sabar berada di sampingmu. Dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia."

Sang bayi bertanya lagi, "Lalu bagaimana kalau saya ingin berbicara denganMu Tuhan."

Tuhan pun kembali menjawab, "Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu berdoa."

Sang bayi tampak sedih. "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tidak melihatmu lagi."

Tuhan menjawab lagi, "Malaikatmu akan selalu mengajarimu tentang keagunganKU. Dia akan mendidikmu untuk taat dan selalu ingat padaKU. Walaupun begitu, Aku pun akan selalu ada disisimu."

Hening.

Kedamaian tetap memenuhi surga. Lalu terdengar sayup-sayup suara-suara panggilan dari Bumi.

"Ya Tuhan, aku akan segera pergi, "kata Sang bayi. "Sekarang tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku itu."

Tuhan kembali menjawab, "Nama malaikatmu itu tidak begitu penting. Nanti kamu akan memanggilnya dengan sebutan IBU."

(diterjemahkan oleh Djoni, dari buku Xiao Gu Shi Dan Dao Li)

Friday, November 7, 2014

Intropeksi Diri atau Memperbaiki Orang Lain

Kalau kita diminta untuk memilih yang cepat dan mudah, mungkin kita akan memilih memperbaiki orang lain :D

Kenapa?

Karena kekurangan orang lain lebih cepat menyita perhatian kita daripada kelebihannya. Kita akan lebih cepat mengkritik dan meminta dan bahkan kadang cenderung memaksa agar orang tersebut berubah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kalau dia menolak, kita akan lebih cepat kecewa dan marah.

Jadi prosesnya memang serba cepat, mulai dari mengkritik, meminta dia berubah sesuai dengan keinginan kita, sampai dengan kekecewaan yang mungkin kita dapat jika harapan itu tidak sesuai dengan harapan kita atau bahkan tidak ada perubahan yang berarti.

Capek kan kalau dibayangin akan terjadi seperti itu? Yang ada hanya rasa "Sakitnya Tuh Disini" plus bonus "Sakit Kepala."

Sebenarnya kalau kita mau belajar intropeksi dan memperbaiki diri sendiri daripada memperbaiki orang lain itu akan lebih menentramkan hati.

Wahhhh bukannya akan lebih "Sakitnya Tuh Disisni" plus "Sakit Kepala" karena kayaknya kita baik-baik saja kok, tidak ada yang salah dalam sikap dan perilaku kita.

Tapi INGAT, itukan menurut kita, bukan menurut kebanyakan orang.

Coba kita simulasi ya...

Misalnya ada orang yang "kita anggap" telah memperlakukan kita dengan buruk, seperti dia mencela hasil kerja kita padahal kita sudah mati-matian supaya hasil kerjanya bisa memuaskan.

Jangan keburu emosi dulu, fokus saja pada hasil kerja kita tadi. Kemudian telaah apa memang ada yang luput dari perkiraan kita, nah jika memang ada yang harus diperbaiki, segeralah perbaiki maka itu akan membuat hasil kerja kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun jika kita tidak menemukan kekurangannya, maka coba gali lagi informasi dari si "pengkritik" siapa tahu dia bisa menunjukkan secara detil dan memberikan saran.

"Ih gengsi banget minta saran dari si pengkritik"
Hahaha kalau begitu, cari ilmunya sendiri, belajar sendiri agar menjadi lebih baik. Jadikanlah tantangan untuk terus majuuuuuuuuuuu.

Percayalah jika kita rajin intropeksi dan meperbaiki diri sendiri, secara tidak langsung kita telah menyebarkan energi positif di sekeliling kita.

Tapi INGAT jangan menuntut orang lain untuk memperbaiki diri karena sudah memperbaiki diri ya ;)

Serahkan semua perubahan baik pada diri kita itu hanya kepada Tuhan, yang penting kita sudah memiliki nilai lebih di mata Tuhan.

Inshaa'Allah segala efek timbal balik yang kita rasakan akan terasa luar biasa.

Mau coba?
Silahkan buktikan sendiri...

Wednesday, November 5, 2014

7 Kesalahan Saat Memulai Bisnis MLM


Anda pasti pernah mendengar dan melihat betapa banyak orang yang sukses di dunia bisnis MLM, dimana seseorang yang asalnya betul-betul bangkrut kemudian dalam waktu sangat singkat dalam hitungan bulan tiba-tiba menjadi "Super Star" dan menghasilkan sebuah kisah sukses dengan penghasilan hingga puluhan atau bahkan ratusan juta setiap bulan. Kemudian Anda di depan cermin melihat "Seorang" yang sudah tahunan menggeluti bisnis MLM dan status keungan "orang tersebut" tidak lebih baik dari sewaktu pertama memulainya.

Ya, orang tersebut bisa jadi Anda sendiri. Kini Anda bertanya-tanya, apakah Anda bisa mempercayai kisah-kisah sukses yang dulu membuat Anda tertarik dengan bisnis.

Kenyataannya adalah sederhana: kisah-kisah sukses tersebut bukan sekedar Legenda atau Khayalan, kalau Anda perlu MLM dan belum mencapainya hampir dipastikan Anda melakukan 1 hingga 7 Kesalahan Terbesar di Awal Karir Bisnis ANda. OK, kini saatnya Anda intropeksi dan mengoreksi kesalahan-kesalahan tersebut.

1. Anda Menganggap MLM Sebagai Bisnis Yang Tidak Butuh Kerja Keras
Apakah MLM sebuah bisnis yang konsepnya sangat sederhana? Ya. Apakah cukup bekerja seadanya untuk mencapai kesuksesan di dunia MLM? Tidak, tidak dan tidak! Sebagian besar pelaku MLM beranggapan bahwa mereka dapat bergabung dengan bisnis MLM dan beberapa bulan kemudian mereka telah mendapatkan bonus puluhan juta tanpa kerja keras. Hal tersebut sama sekali tidak benar. Para konsultan sukses MLM yang telah menikmati bonus bulanan hingga ratusan juta setiap bulan akan mengatakan "Anda harus bekerja keras dan cerdas dengan sistem yang ada dan penghasilan Anda bisa mencapai puluhan bakhan ratusan juta setiap bulan."

Koreksi: Anda harus menyadari bahwa bisnis MLM adalah suatu bisnis yang harus Anda kerjakan dengan penuh komitmen. Bedanya pekerjaan konvensional adalah Anda kini menentukan sendiri seberapa tinggi Anda ingin sukses dan tidak perlu repot memlulainya, sebab perusahaan MLM sudah menyediakan semua sistem: manajemen, produk, sistem bonus dan training.


Meskipun ada sistem spillover dimana Anda mendapa downline gratis, tapi itu bukanlah satu-satunya yang menjamin kesuksesan Anda. Sistem spillover hanya mempermudah namun tidak menjamin, kerja keraslah yang menjamin Anda sukses.

2. Anda Tidak Memiliki Target Yang Jelas! Kenapa Anda Harus Bergabung Dengan Perusahaan MLM?
Apa yang Anda inginkan? Berapa bonus yang Anda ingin hasilkan? Jawaban UMUM dari 3 pertanyaan diatas umumnya adalah:
• Ingin dapat uang
• Ingin beli Mobil/Rumah
• Bonus yang besar
• Sebanyak-banyaknya.
Dengan pengertian dan jawaban seperti itu, berapa kira-kira bonus yang akan Anda hasilkan? Tidak banyak. Ingat, MLM adalah suatu bisnis dan Anda harus mempunyai target yang jelas untuk sukses dalam suatu bisnis. Cukup masuk akal bukan? Anda harus tahu berapa bonus yang ingin Anda dapatkan 6 bulan, 1-2 tahun yang akan datang dst. Apa yang Anda lakukan dengan bonus-bonus tersebut: membeli BMW 325i baru? Mengajak keluarga berwisata? Lalu kenapa 95% orang tidak memiliki target yang jelas? Karena umumnya orang takut untuk membuat suatu target. Bagaimana kalau tidak tercapai? Begitulah umumnya pikiran 95% orang. Itu sebabnya 95% orang tersebut tidak puas dengan hidup mereka, 95% orang tidak merasa mereka telah mencapai sesuatu yang dapat mereka banggakan.
Kunci dari suatu keberhasilan adalah Anda harus memiliki suatu target yang jelas apa yang Anda inginkan dari bisnis MLM Anda.
Rahasia pertama untuk menjadi multi-milyader adalah BERMIMPI IMPIAN YANG
BESAR (dream big dreams).

Koreksi: Bertanyalah kepada diri Anda "berapa bonus atau apa yang harus Anda miliki untuk sekarang menjadi ‘happy’?" Anda harus segera memikirkan apa yang ingin Anda hasilkan dari bisnis Anda: keliling dunia? Beli mobil dan rumah mewah?

3. Anda Tidak Memiliki Dana Operasional Yang Memadai
Meski bisnis hanya alih belanja namun sangat disarankan agar Anda punya lebih sedikit uang lagi untuk membeli buku motivasi, formulir, bikin brosur, hadiri pertemuan dll. Apakah berarti bisnis MLM adalah bisnis yang mahal untuk memulainya? Tentu saja tidak. Coba bandingkan dengan bisnis lainnya.
Untuk memulai berjualan bakso saja, misalnya, Anda pasti butuh sekitar Rp. 5.000.000,- untuk membeli gerobak dorong, bahan pokok, dll. Dan berapa lama kira-kira Anda bisa mengembalikan modal tersebut?

Koreksi: Anda sebaiknya memulai bisnis MLM tidak dengan modal kosong. Paling tidak Anda harus memiliki penghasilan tetap untuk menghidupi kebutuhan minimal Anda sehari-hari entah dengan bekerja atau ambil untung dari berjualan produk. Jangan sampai Anda menghabiskan tabungan Anda untuk mengerjakan bisnis MLM yang mungkin baru membuahkan suatu penghasilan 1 tahun berikutnya.

4. Anda Tidak Mempunyai Mentor Yang Patut Ditiru
Walaupun banyak cara untuk mencapai sukses, tapi alangkah bagusnya apabila ada yang mengajarkannya kepada Anda sehingga Anda tidak perlu susah-susah untuk menemukannya sendiri. Buat apa susah-susah mencari jalan, karena sudah banyak orang lain yang melakukannya. Anda tinggal melakukan hal yang sama mereka lakukan, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sama pula.

Koreksi: Carilah di jajaran upline Anda siapa saja yang telah mencapai tingkat kesuksesan seperti yang Anda inginkan. Kemudian tanyalah bagaimana ‘resep’ dan strategi mereka hingga mencapai sukses.

5. Anda Terjebak Dalam Management Trap
Sebetulnya ada 2 macam management trap yang bisa menjadi penghambat utama bisnis MLM Anda. Untungnya, solusi dari masalah tersebut semuanya tergantung pada Anda sendiri.
Pertama, Anda mengalami betapa sulit mensponsori seorang konsultan ke Bisnis MLM Anda. Itu sebabnya begitu mendapatkan beberapa konsultan, Anda sedemikian kuatir kehilangan mereka. Segala cara apapun Anda lakukan untuk ‘memberikan servis’ agar mereka tidak kecewa dan berhenti mengerjakan bisnis MLM Anda, mulai dari memberikan fasilitas brosur, downline, dll. Merekrut konsultan baru dan memberikannya kepada konsultan yang "malas", diorganisasi kita dengan harapan mereka akan "termotivasi" untuk menjadi aktif. Berapa kali atau berapa persentase keberhasilannya? Paling banyak 1 atau 2 %.  Motivasi adalah suatu sifat dari dalam diri kita sendiri, bukan dari luar. Sering seorang Konsultan memohon "beri saya downline dong, biar semangat." Atau, sering kita mendengar konsultan merengek "upline harus bantuin downline dong, biar termotivasi untuk bekerja." Ingat, tugas upline atau sponsor memang membantu, tapi hanya dalam hal support atau training dan bukan memberi downline, brosur dll.

Seharusnya Anda justru banyak melakukan seleksi untuk memilih dengan siapa Anda sebaiknya melakukan investasi waktu dan pembinaan. Ada pepatah klasik di MLM yang mengatakan: Jangan mengirim anak ayam ke sekolah rajawali. Artinya semua orang memang mengatakan ingin sukses, kaya, dsb., tapi hanya sebagian kecil yang betul-betul mau bekerja sesuai dengan komitmennya.

Koreksi: Pertama, buatlah suatu sistem dimana Anda bisa terus menerus mensponsori member baru. Ingat, New members = new blood = new life. Sponsori semuanya langsung oleh Anda hingga Anda menemukan 3-5 individual yang betul-betul komitmen untuk sukses apapun resikonya. Berikan training kepada individual tersebut. Setelah mereka mandiri dalam 2-3 bulan, carilah lagi member baru untuk menggantikan mereka yang telah mandiri. Kemudian pantaulah perkembangan para leaders Anda: diskusi, presentasi dan bila perlu beramah-tamah untuk mempererat hubungan. Ajarkan kepada mereka untuk melakukan hal yang sama terhadap para leaders mereka. Artinya, duplikasikan kepedulian Anda kepada seluruh organisasi Anda.

6. Anda Tidak Mempunyai Komitmen
Anda juga perlu komitmen terhadap target Anda sendiri. Istilahnya: It’s now or never!
Target yang jelas (Kesalahan no. 2) dan komitmen sebetulnya merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Kadang-kadang kita merasa frustrasi dengan perkembangan bisnis kita, tapi selama kita tetap berkomitmen untuk mencapai target, kita akan kembali bersemangat.
Koreksi: fokus dan bertanyalah pada diri Anda, apakah Anda bersedia lakukan untuk mencapai semua target? Kemudian jangan menyerah sebelum target tersebut tercapai.

7. Anda Tidak Belajar Untuk Sukses dan Mandiri
Kemampuan apa saja yang Anda perlukan untuk sukses dalam bisnis MLM? Atau lebih tepat, apa saja yang harus Anda lakukan?
Cukup sederhana:
• Konsumsi/Gunaka produk MLM Anda, jadilah product of the products.
• Lakukan promosi offline dengan memberikan presentasi yang optimal dan terus menerus untuk mensponsori konsultan baru. 
• Lakukan promosi online untuk mensponsori konsultan baru dan binalah secara online. 
• Lakukan training kepada Jaringan Anda agar menduplikasikan ke-3 hal tersebut di atas.
Sederhana, bukan? Tapi berapa banyak konsultan yang melakukannya? Tanpa mempercayai dan mengkonsumsi sendiri produk MLM Anda , sangatlah sulit untuk membuat orang lain mengkonsumsinya untuk jangka waktu yang panjang. Ingat, tidak semua konsultan akan menghasilkan bonus yang besar di organisasi Anda. Tapi selama mereka mempercayai dan mengkonsumsi produk, Anda akan terus mendapatkan bonus.

Produk adalah kunci utama apakah Anda akhirnya akan bisa pensiun dari bisnis MLM Anda (baru system bonus yang menentukan seberapa besar uang pensiun Anda tersebut). Seringkali konsultan MLM tidak mau belajar bagaimana memberikan presentasi, apalagi training. Padahal presentasi adalah nafas hidup bisnis MLM Anda.

Nah, kini Anda bisa menganalisa apakah Anda melakukan kesalahan klasik diatas? Anda bisa menyadari dan mengakui kesalahan mana yang Anda lakukan dan Anda DUPLIKASIKAN. Perbaiki kesalahan tersebut dan mulailah mengerjakan bisnis MLM seperti layaknya mereka yang sukses. Dan yang terpenting, jangan Anda pernah merasa putus harapan dengan bisnis karena kesalahan di masa lampau.

Kamu Tidak Akan Bisa Sukses di MOMENT

Kalimat "Kamu Tidak Akan Bisa Sukses di MOMENT" bisa digunakan untuk bidang bisnis apa saja. Tapi karena you know lah, saya cinta banget dengan MOMENT jadi tulisan ini saya dedikasikan untuk kamu kamu dan kamu yang belum nyemplung disini.

Yappp, kamu gak akan bisa sukses di MOMENT, kalau:

KALAU KAMU BUKAN MEMBER MOMENT
Yang sudah jadi member saja belum tentu sukses (semua tergantung ACTION), apalagi yang belum menjadi member, makanya join dulu dong.

GENGSIAN
Iya sih, sudah gabung tapi gengsinya masih dinomor satukan.
Katanya butuh bimbingan, katanya gak tau gimana cara memulainya. Eh sudah dijelasin cara memulainya, masih gak mau memulai juga. 1001 macam alasan yang bertebaran, mulai dari malu lah, gak pede lah, gak bakat lah, gak ada waktu lah, eeeehhhhh ternyata ketahuan alasan utamanya adalah GENGSI, tapi kalau buat status galau di social media kok gak ada rasa gengsinya ya, padahal galau itu gak baik lohhhh.

Ohiya, banyak orang yang salah fokus kalau sudah ngomongin GENGSI, arti sebenarnya adalah menaikkan derajat tapi kok aku liat kamu gengsi malah gak naikkan derajat kamu malah berasa kayak dipermalukan oleh pekerjaannya. Buat saya, yang namanya gengsi itu dilihat dari HASIL kerjanya bukan dari jenis pekerjaanya (tapi yang halal ya).
"Sales mbak", wahhhh kamu belum tahu ya, orang kaya di dunia ini hidupnya justru dari BERDAGANG/PENGUSAHA, mulai dari pengusaha property hingga dagang telur ayam. Lihat hasil akhirnya dong, kalau kamu masih hidup dengan KETERPAKSAAN  jangan gedein gengsinya. Nah kalau sudah berhasil, kan enak kalau bisa hidup denan banyak pilihan.

SENSITIF
Semua upline amanah dan jempolan, dimana-mana pengen banget downlinenya naik peringkat. Nah, kalau ini sedikit-sedikit kesel, ntar marah, habis itu ngambek, eh mood kerjanya datang dan pergi, ya mana bisa sukses.

SAYA SUDAH TAHU
Kalau dikasih tahu sama upline selalu bilang "saya sudah tahu kok" atau "iya, sudah ngerti kok".
Namanya bisnis mentoring, pasti ada step by step kerjanya. Harus kudu mau rela rendah hati untuk belajar dari yang sudah duluan jalaninnya, walaupun mentornya itu lebih muda usianya. Dalam bisnis, kita tidak mengenal gender dan usia, kan pas ngajak kamu gak ditanyain umurnya berapa? pengalamannya apa? siapa yang mulai duluan, dialah pembimbingmu.

GAMPANG KENA HASUT
Misalnya lagi mau coba mengajak orang untuk join, trus orang itu bilang
"itu kan susah"
"itu kan dia, kamu mana bisa sukses?"
Kalau di kasih tiupan positif, ikutan postif. Kalau kena angin negatif, pikirannya ikut negatif, itu mah gak punya pendirian. Ada masalah dikit, ada komplenan orang lain, eh ikutan berpikiran negatif. Tiba-tiba dengar orang naik level, ikutan panas dan semangatnya langsung menggebu tapi sayang semangatnya hilang dengan cepat pula. Sibuk dengerin kanan kirinya bicara apa, tapi kerjaannya sendiri gak diliat sudah benar atau belum caraya. Bisinis ini pakai ilmu NGACA, sudah benar belum? sudah serius belum? sudah rapi belum kerjanya? Coba ukur lagi niatnya dan motivasinya. Suksesnya bisnis yang kamu jalankan ditentukan oleh si pemilik mimpi. Jangan terlalu serius dengerin angin yang bicara kanan kiri, yaaaa gak heran kalau kehidupan bisnisnya juga kayak angin. Sayup-sayup kedengaran, sayup-sayup hilang.

KERJA SEENAKNYA SENDIRI
Emang sih kerjanya fleksibel tapi bukan berarti kerjanya suka-suka sendiri. Kadang semangat, kadang tidak. Kadang rajin, kadang malas. Malah lebih banyak malasnya dengan alasan "ah bisa besok, bisa bentar, bisa lusa." Ribuan orang di prospekin "kerjanya enak kok, kerjanya suka-suka" wahhhhh kurang tepat propekan kamu, tepatnya "pilih jam kerjamu sendiri, fleksibel tapi jalankan dengan serius dan sepenuh hati"

MALAS
Susah deh, gak ada yang bisa berantas kemiskinan kamu sendiri kalau kamunya sendiri malas. Impian kamu boleh besar, tapi silahkanlah bermimpi di siang bolong , kalau gak dikerjakan gimana mau dapat hasilnya? Sudahlah, jangan banyak argumentasi, gak usah dibantah, dimana-mana orang malas tidak layak sukses.

Gabung di MOMENT bersama team PARTY harus siap kerja dan siap SUKSES. Kalau gak siap kerja? Jangan kecewa dengan hasil yang kamu dapatkan :)

More info tentang bisnis MOMENT?
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Salam sukses ^^

Text Widget

Thursday, December 4, 2014

Rezeki Harus Dicari

Rezeki benar-benar harus dicari, jangan lupa cari Aku juga ya karena namaku Rezky hehe  :D

Well, "mendapatkan penghasilan sendiri/bebas masalah financial" itu yang menjadi target utamaku menjalankan bisnis MOMENT

Walaupun kebutuhan sehari-hariku sudah dicukupi oleh kedua orang tuaku tapi hari gini gak punya duit pribadi yang masuk di rekening pribadi yaaaa gak jaman hehe

Mau dong, kita sebagai wanita memiliki uang hasil dari kerja keras kita sendiri, jangan hanya menunggu uang mingguan atau bulanan dari orang tua hehe

Setelah dipelajari lebih dalam ternyata seru juga jalanin bisnis MOMENT ini, hanya perlu sedikit waktu, aku sudah mulai mengenal bisnis ini lebih jauh dari sebelumnya

Mulai dari sejarahnya, cara kerjanya, kisah-kisah sukses orang terdahulu, dan lain-lain..

Hmmmmm senang kan kalau bisa mendapatkan bonus-bonus-bonus-bonus jute jute setiap hari dari MOMENT terutama passive incomenya itu loooohhhhh, duit duit duit! Matreeeeeeeee hahaha

Dalam bisnis MOMENT jaringan sangatlah penting, awal join MOMENT aku mulai gencar membangun kontak kembali dengan kawan-kawan lamaku dan menambahkan banyak teman di social media yang ku punya, sok kenal gitu deeehhhh haha

Namun, aku tidak mau mebuang-buang waktu, aku mulai bicara basa-basi dengan teman dan orang-orang baru sampai akhirnya menuju ke poin utama "mengajak untuk join menjadi partner bisnisku"

Aku terus mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang MOMENT, produknya, bisnisnya, cara kerjanya, keuntungannya, semua aku coba gali sedalam mungkin..

Rezeki itu sudah diatur olehNya, jadi jangan pernah malu gengsi ataupun takut dalam mengajak serta orang dalam bisnis kita akan mengurangi omset atau mempersempit lahan kita

Berbagi ilmu itu indah loh, apalagi kita membuat orang mendapatkan keberuntungannya disini, dan yang paling penting yang bisa mengubah diri kita kita yaaaaa diri kita sendiri.

Tapi ingat, walaupun rejeki sudah diatur olehNya tapi berusaha dan berikhtiar adalah kunci kita mendapatkan kesuksesan

JADI, rejeki itu tetap harus dicari, yang halal loooh yaaaaaa :)

Yukkkk segera join MOMENT juga dengan aku, punya modal? Ok! gak punya modal impian join MOMENT hancurrrr haha apakali hancurrrr, sini saja aku ajarin gimana caranya join MOMENT tanpa modal, jangan ragu dan malu tanya tanya ke aku yaaa

BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 08961038338

Bisnis MOMENT? Bikin Hidup Jadi Lebih Baik

Ayooooooo...
Siapa yang sekarang kalau lagi milih baju di mallyang diliat duluan pasti harga yang tertera di merk bajunya atau milih sepatu cantik yang dibalik alas belakangnya dulu untuk cek harganya :p

Tapi mau dong suatu saat nanti kalau shopping begitu suka langsung masukin ke keranjang atau begitu naksir bentuknya langsung bawa ke kasir tanpa mikir harga atau melihat barang apik langsung dibungkus buat orang tua, saudara, suami/istri, anak dan keluarga atau bahkan membelikan mereka barang-barang baru bukan lagi barang-barang yang bekas..

Mimpi gak tabu kok, tidak ada yang melarang kita bermimpi setinggi-tingginya selama mimpi membuat kita menjadi semakin semangat dan selalu berpikiran positif..

Yuukkkkk yuuukkkkk join MOMENT sekarang juga.. Masih percaya kan pintu rejeki datang dari mana saja?
Mahasiswa seperti saya pun bisa dapatkan gaji jutaan setiap bulan
hanya bekerja dari rumah saja tanpa meninggalkan keluarga dan kuliah, bahkan bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja..

More info tentang MOMENT? Hubungi saya yaaaaaa
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Alasan Memilih MOMENT Sebagai Bisnis Investasi Masa Depan

Kenapa saya menjalankan bisnis MOMENT? Karena saya pengen mempersiapkan dengan baik masa depan, masa tua & untuk keluarga anak anakku kelak.

Kenapa harus dipersiapkan sejak dini? Karena akan sangat jarang ada keluarga sekalipun yang mau diminta
"Nih gue titip anak gue ya, sekolahin sampai jadi Dokter"
atau naudzubillah misal divonis sakit
"gue pinjem uang kamu ya 50jt saja, laki/bini/anak gue butuh biaya operasi"

Yakin mba, bu? ada yang mau nolong
atau yakin sudah siap dengan yang seperti itu?

Nah itulah kenapa saya menjalankan bisnis MOMENT!!!
-bisnis yang bisa diwariskan kepada anak-anak saya kelak
-bisnis yang inshaa'Allah bisa menjamin hidup anak-anak saya kelak
-bisnis yang uang bulanannya bisa saya pakai untuk bayar asuransi kesehatan
-bisnis yang bisa membantu saya menabung
-bisnis yang saya bilang adalah aset masa depan untuk orang-orang tercinta

Mau join bisnis MOMENT bersama saya?
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Ditungguuuuuu ^^

Saturday, November 8, 2014

Namanya IBU


Sutu hari, ada seorang bayi yang siap dilahirkan. Sang bayi bertanya kepada Tuhan, "Ya Tuhan, Engkau akan mengirim aku ke Bumi, tapi aku takut. Aku masih terlalu kecil dan tak berdaya. Siapakah yang akan melindungiku nanti di sana?"

Tuhan menjawab, "Aku akan memberikan malaikat khusus untukmu. Dia akan mengawasimu dan mengasihimu."

Sang bayi bertanya lagi, "Tapi aku senang sekali berada di sini, Tuhan. Di surga ini, aku tak perlu berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi."

Tuhan menjawab, "Tenanglah. Malaikatmu itu juga akan selalu menyenandungkan lagu untukmu. Dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Engkau akan merasakan cinta dan kasih sayangnya. Semua itu akan membuatmu bahagia."

Sang bayi bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?"

Tuhan menjawab,"Malaikatmu itu akan membisikkan kata-kata yang paling indah. Dia akan selalu sabar berada di sampingmu. Dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia."

Sang bayi bertanya lagi, "Lalu bagaimana kalau saya ingin berbicara denganMu Tuhan."

Tuhan pun kembali menjawab, "Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu berdoa."

Sang bayi tampak sedih. "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tidak melihatmu lagi."

Tuhan menjawab lagi, "Malaikatmu akan selalu mengajarimu tentang keagunganKU. Dia akan mendidikmu untuk taat dan selalu ingat padaKU. Walaupun begitu, Aku pun akan selalu ada disisimu."

Hening.

Kedamaian tetap memenuhi surga. Lalu terdengar sayup-sayup suara-suara panggilan dari Bumi.

"Ya Tuhan, aku akan segera pergi, "kata Sang bayi. "Sekarang tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku itu."

Tuhan kembali menjawab, "Nama malaikatmu itu tidak begitu penting. Nanti kamu akan memanggilnya dengan sebutan IBU."

(diterjemahkan oleh Djoni, dari buku Xiao Gu Shi Dan Dao Li)

Friday, November 7, 2014

Intropeksi Diri atau Memperbaiki Orang Lain

Kalau kita diminta untuk memilih yang cepat dan mudah, mungkin kita akan memilih memperbaiki orang lain :D

Kenapa?

Karena kekurangan orang lain lebih cepat menyita perhatian kita daripada kelebihannya. Kita akan lebih cepat mengkritik dan meminta dan bahkan kadang cenderung memaksa agar orang tersebut berubah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kalau dia menolak, kita akan lebih cepat kecewa dan marah.

Jadi prosesnya memang serba cepat, mulai dari mengkritik, meminta dia berubah sesuai dengan keinginan kita, sampai dengan kekecewaan yang mungkin kita dapat jika harapan itu tidak sesuai dengan harapan kita atau bahkan tidak ada perubahan yang berarti.

Capek kan kalau dibayangin akan terjadi seperti itu? Yang ada hanya rasa "Sakitnya Tuh Disini" plus bonus "Sakit Kepala."

Sebenarnya kalau kita mau belajar intropeksi dan memperbaiki diri sendiri daripada memperbaiki orang lain itu akan lebih menentramkan hati.

Wahhhh bukannya akan lebih "Sakitnya Tuh Disisni" plus "Sakit Kepala" karena kayaknya kita baik-baik saja kok, tidak ada yang salah dalam sikap dan perilaku kita.

Tapi INGAT, itukan menurut kita, bukan menurut kebanyakan orang.

Coba kita simulasi ya...

Misalnya ada orang yang "kita anggap" telah memperlakukan kita dengan buruk, seperti dia mencela hasil kerja kita padahal kita sudah mati-matian supaya hasil kerjanya bisa memuaskan.

Jangan keburu emosi dulu, fokus saja pada hasil kerja kita tadi. Kemudian telaah apa memang ada yang luput dari perkiraan kita, nah jika memang ada yang harus diperbaiki, segeralah perbaiki maka itu akan membuat hasil kerja kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun jika kita tidak menemukan kekurangannya, maka coba gali lagi informasi dari si "pengkritik" siapa tahu dia bisa menunjukkan secara detil dan memberikan saran.

"Ih gengsi banget minta saran dari si pengkritik"
Hahaha kalau begitu, cari ilmunya sendiri, belajar sendiri agar menjadi lebih baik. Jadikanlah tantangan untuk terus majuuuuuuuuuuu.

Percayalah jika kita rajin intropeksi dan meperbaiki diri sendiri, secara tidak langsung kita telah menyebarkan energi positif di sekeliling kita.

Tapi INGAT jangan menuntut orang lain untuk memperbaiki diri karena sudah memperbaiki diri ya ;)

Serahkan semua perubahan baik pada diri kita itu hanya kepada Tuhan, yang penting kita sudah memiliki nilai lebih di mata Tuhan.

Inshaa'Allah segala efek timbal balik yang kita rasakan akan terasa luar biasa.

Mau coba?
Silahkan buktikan sendiri...

Wednesday, November 5, 2014

7 Kesalahan Saat Memulai Bisnis MLM


Anda pasti pernah mendengar dan melihat betapa banyak orang yang sukses di dunia bisnis MLM, dimana seseorang yang asalnya betul-betul bangkrut kemudian dalam waktu sangat singkat dalam hitungan bulan tiba-tiba menjadi "Super Star" dan menghasilkan sebuah kisah sukses dengan penghasilan hingga puluhan atau bahkan ratusan juta setiap bulan. Kemudian Anda di depan cermin melihat "Seorang" yang sudah tahunan menggeluti bisnis MLM dan status keungan "orang tersebut" tidak lebih baik dari sewaktu pertama memulainya.

Ya, orang tersebut bisa jadi Anda sendiri. Kini Anda bertanya-tanya, apakah Anda bisa mempercayai kisah-kisah sukses yang dulu membuat Anda tertarik dengan bisnis.

Kenyataannya adalah sederhana: kisah-kisah sukses tersebut bukan sekedar Legenda atau Khayalan, kalau Anda perlu MLM dan belum mencapainya hampir dipastikan Anda melakukan 1 hingga 7 Kesalahan Terbesar di Awal Karir Bisnis ANda. OK, kini saatnya Anda intropeksi dan mengoreksi kesalahan-kesalahan tersebut.

1. Anda Menganggap MLM Sebagai Bisnis Yang Tidak Butuh Kerja Keras
Apakah MLM sebuah bisnis yang konsepnya sangat sederhana? Ya. Apakah cukup bekerja seadanya untuk mencapai kesuksesan di dunia MLM? Tidak, tidak dan tidak! Sebagian besar pelaku MLM beranggapan bahwa mereka dapat bergabung dengan bisnis MLM dan beberapa bulan kemudian mereka telah mendapatkan bonus puluhan juta tanpa kerja keras. Hal tersebut sama sekali tidak benar. Para konsultan sukses MLM yang telah menikmati bonus bulanan hingga ratusan juta setiap bulan akan mengatakan "Anda harus bekerja keras dan cerdas dengan sistem yang ada dan penghasilan Anda bisa mencapai puluhan bakhan ratusan juta setiap bulan."

Koreksi: Anda harus menyadari bahwa bisnis MLM adalah suatu bisnis yang harus Anda kerjakan dengan penuh komitmen. Bedanya pekerjaan konvensional adalah Anda kini menentukan sendiri seberapa tinggi Anda ingin sukses dan tidak perlu repot memlulainya, sebab perusahaan MLM sudah menyediakan semua sistem: manajemen, produk, sistem bonus dan training.


Meskipun ada sistem spillover dimana Anda mendapa downline gratis, tapi itu bukanlah satu-satunya yang menjamin kesuksesan Anda. Sistem spillover hanya mempermudah namun tidak menjamin, kerja keraslah yang menjamin Anda sukses.

2. Anda Tidak Memiliki Target Yang Jelas! Kenapa Anda Harus Bergabung Dengan Perusahaan MLM?
Apa yang Anda inginkan? Berapa bonus yang Anda ingin hasilkan? Jawaban UMUM dari 3 pertanyaan diatas umumnya adalah:
• Ingin dapat uang
• Ingin beli Mobil/Rumah
• Bonus yang besar
• Sebanyak-banyaknya.
Dengan pengertian dan jawaban seperti itu, berapa kira-kira bonus yang akan Anda hasilkan? Tidak banyak. Ingat, MLM adalah suatu bisnis dan Anda harus mempunyai target yang jelas untuk sukses dalam suatu bisnis. Cukup masuk akal bukan? Anda harus tahu berapa bonus yang ingin Anda dapatkan 6 bulan, 1-2 tahun yang akan datang dst. Apa yang Anda lakukan dengan bonus-bonus tersebut: membeli BMW 325i baru? Mengajak keluarga berwisata? Lalu kenapa 95% orang tidak memiliki target yang jelas? Karena umumnya orang takut untuk membuat suatu target. Bagaimana kalau tidak tercapai? Begitulah umumnya pikiran 95% orang. Itu sebabnya 95% orang tersebut tidak puas dengan hidup mereka, 95% orang tidak merasa mereka telah mencapai sesuatu yang dapat mereka banggakan.
Kunci dari suatu keberhasilan adalah Anda harus memiliki suatu target yang jelas apa yang Anda inginkan dari bisnis MLM Anda.
Rahasia pertama untuk menjadi multi-milyader adalah BERMIMPI IMPIAN YANG
BESAR (dream big dreams).

Koreksi: Bertanyalah kepada diri Anda "berapa bonus atau apa yang harus Anda miliki untuk sekarang menjadi ‘happy’?" Anda harus segera memikirkan apa yang ingin Anda hasilkan dari bisnis Anda: keliling dunia? Beli mobil dan rumah mewah?

3. Anda Tidak Memiliki Dana Operasional Yang Memadai
Meski bisnis hanya alih belanja namun sangat disarankan agar Anda punya lebih sedikit uang lagi untuk membeli buku motivasi, formulir, bikin brosur, hadiri pertemuan dll. Apakah berarti bisnis MLM adalah bisnis yang mahal untuk memulainya? Tentu saja tidak. Coba bandingkan dengan bisnis lainnya.
Untuk memulai berjualan bakso saja, misalnya, Anda pasti butuh sekitar Rp. 5.000.000,- untuk membeli gerobak dorong, bahan pokok, dll. Dan berapa lama kira-kira Anda bisa mengembalikan modal tersebut?

Koreksi: Anda sebaiknya memulai bisnis MLM tidak dengan modal kosong. Paling tidak Anda harus memiliki penghasilan tetap untuk menghidupi kebutuhan minimal Anda sehari-hari entah dengan bekerja atau ambil untung dari berjualan produk. Jangan sampai Anda menghabiskan tabungan Anda untuk mengerjakan bisnis MLM yang mungkin baru membuahkan suatu penghasilan 1 tahun berikutnya.

4. Anda Tidak Mempunyai Mentor Yang Patut Ditiru
Walaupun banyak cara untuk mencapai sukses, tapi alangkah bagusnya apabila ada yang mengajarkannya kepada Anda sehingga Anda tidak perlu susah-susah untuk menemukannya sendiri. Buat apa susah-susah mencari jalan, karena sudah banyak orang lain yang melakukannya. Anda tinggal melakukan hal yang sama mereka lakukan, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sama pula.

Koreksi: Carilah di jajaran upline Anda siapa saja yang telah mencapai tingkat kesuksesan seperti yang Anda inginkan. Kemudian tanyalah bagaimana ‘resep’ dan strategi mereka hingga mencapai sukses.

5. Anda Terjebak Dalam Management Trap
Sebetulnya ada 2 macam management trap yang bisa menjadi penghambat utama bisnis MLM Anda. Untungnya, solusi dari masalah tersebut semuanya tergantung pada Anda sendiri.
Pertama, Anda mengalami betapa sulit mensponsori seorang konsultan ke Bisnis MLM Anda. Itu sebabnya begitu mendapatkan beberapa konsultan, Anda sedemikian kuatir kehilangan mereka. Segala cara apapun Anda lakukan untuk ‘memberikan servis’ agar mereka tidak kecewa dan berhenti mengerjakan bisnis MLM Anda, mulai dari memberikan fasilitas brosur, downline, dll. Merekrut konsultan baru dan memberikannya kepada konsultan yang "malas", diorganisasi kita dengan harapan mereka akan "termotivasi" untuk menjadi aktif. Berapa kali atau berapa persentase keberhasilannya? Paling banyak 1 atau 2 %.  Motivasi adalah suatu sifat dari dalam diri kita sendiri, bukan dari luar. Sering seorang Konsultan memohon "beri saya downline dong, biar semangat." Atau, sering kita mendengar konsultan merengek "upline harus bantuin downline dong, biar termotivasi untuk bekerja." Ingat, tugas upline atau sponsor memang membantu, tapi hanya dalam hal support atau training dan bukan memberi downline, brosur dll.

Seharusnya Anda justru banyak melakukan seleksi untuk memilih dengan siapa Anda sebaiknya melakukan investasi waktu dan pembinaan. Ada pepatah klasik di MLM yang mengatakan: Jangan mengirim anak ayam ke sekolah rajawali. Artinya semua orang memang mengatakan ingin sukses, kaya, dsb., tapi hanya sebagian kecil yang betul-betul mau bekerja sesuai dengan komitmennya.

Koreksi: Pertama, buatlah suatu sistem dimana Anda bisa terus menerus mensponsori member baru. Ingat, New members = new blood = new life. Sponsori semuanya langsung oleh Anda hingga Anda menemukan 3-5 individual yang betul-betul komitmen untuk sukses apapun resikonya. Berikan training kepada individual tersebut. Setelah mereka mandiri dalam 2-3 bulan, carilah lagi member baru untuk menggantikan mereka yang telah mandiri. Kemudian pantaulah perkembangan para leaders Anda: diskusi, presentasi dan bila perlu beramah-tamah untuk mempererat hubungan. Ajarkan kepada mereka untuk melakukan hal yang sama terhadap para leaders mereka. Artinya, duplikasikan kepedulian Anda kepada seluruh organisasi Anda.

6. Anda Tidak Mempunyai Komitmen
Anda juga perlu komitmen terhadap target Anda sendiri. Istilahnya: It’s now or never!
Target yang jelas (Kesalahan no. 2) dan komitmen sebetulnya merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Kadang-kadang kita merasa frustrasi dengan perkembangan bisnis kita, tapi selama kita tetap berkomitmen untuk mencapai target, kita akan kembali bersemangat.
Koreksi: fokus dan bertanyalah pada diri Anda, apakah Anda bersedia lakukan untuk mencapai semua target? Kemudian jangan menyerah sebelum target tersebut tercapai.

7. Anda Tidak Belajar Untuk Sukses dan Mandiri
Kemampuan apa saja yang Anda perlukan untuk sukses dalam bisnis MLM? Atau lebih tepat, apa saja yang harus Anda lakukan?
Cukup sederhana:
• Konsumsi/Gunaka produk MLM Anda, jadilah product of the products.
• Lakukan promosi offline dengan memberikan presentasi yang optimal dan terus menerus untuk mensponsori konsultan baru. 
• Lakukan promosi online untuk mensponsori konsultan baru dan binalah secara online. 
• Lakukan training kepada Jaringan Anda agar menduplikasikan ke-3 hal tersebut di atas.
Sederhana, bukan? Tapi berapa banyak konsultan yang melakukannya? Tanpa mempercayai dan mengkonsumsi sendiri produk MLM Anda , sangatlah sulit untuk membuat orang lain mengkonsumsinya untuk jangka waktu yang panjang. Ingat, tidak semua konsultan akan menghasilkan bonus yang besar di organisasi Anda. Tapi selama mereka mempercayai dan mengkonsumsi produk, Anda akan terus mendapatkan bonus.

Produk adalah kunci utama apakah Anda akhirnya akan bisa pensiun dari bisnis MLM Anda (baru system bonus yang menentukan seberapa besar uang pensiun Anda tersebut). Seringkali konsultan MLM tidak mau belajar bagaimana memberikan presentasi, apalagi training. Padahal presentasi adalah nafas hidup bisnis MLM Anda.

Nah, kini Anda bisa menganalisa apakah Anda melakukan kesalahan klasik diatas? Anda bisa menyadari dan mengakui kesalahan mana yang Anda lakukan dan Anda DUPLIKASIKAN. Perbaiki kesalahan tersebut dan mulailah mengerjakan bisnis MLM seperti layaknya mereka yang sukses. Dan yang terpenting, jangan Anda pernah merasa putus harapan dengan bisnis karena kesalahan di masa lampau.

Kamu Tidak Akan Bisa Sukses di MOMENT

Kalimat "Kamu Tidak Akan Bisa Sukses di MOMENT" bisa digunakan untuk bidang bisnis apa saja. Tapi karena you know lah, saya cinta banget dengan MOMENT jadi tulisan ini saya dedikasikan untuk kamu kamu dan kamu yang belum nyemplung disini.

Yappp, kamu gak akan bisa sukses di MOMENT, kalau:

KALAU KAMU BUKAN MEMBER MOMENT
Yang sudah jadi member saja belum tentu sukses (semua tergantung ACTION), apalagi yang belum menjadi member, makanya join dulu dong.

GENGSIAN
Iya sih, sudah gabung tapi gengsinya masih dinomor satukan.
Katanya butuh bimbingan, katanya gak tau gimana cara memulainya. Eh sudah dijelasin cara memulainya, masih gak mau memulai juga. 1001 macam alasan yang bertebaran, mulai dari malu lah, gak pede lah, gak bakat lah, gak ada waktu lah, eeeehhhhh ternyata ketahuan alasan utamanya adalah GENGSI, tapi kalau buat status galau di social media kok gak ada rasa gengsinya ya, padahal galau itu gak baik lohhhh.

Ohiya, banyak orang yang salah fokus kalau sudah ngomongin GENGSI, arti sebenarnya adalah menaikkan derajat tapi kok aku liat kamu gengsi malah gak naikkan derajat kamu malah berasa kayak dipermalukan oleh pekerjaannya. Buat saya, yang namanya gengsi itu dilihat dari HASIL kerjanya bukan dari jenis pekerjaanya (tapi yang halal ya).
"Sales mbak", wahhhh kamu belum tahu ya, orang kaya di dunia ini hidupnya justru dari BERDAGANG/PENGUSAHA, mulai dari pengusaha property hingga dagang telur ayam. Lihat hasil akhirnya dong, kalau kamu masih hidup dengan KETERPAKSAAN  jangan gedein gengsinya. Nah kalau sudah berhasil, kan enak kalau bisa hidup denan banyak pilihan.

SENSITIF
Semua upline amanah dan jempolan, dimana-mana pengen banget downlinenya naik peringkat. Nah, kalau ini sedikit-sedikit kesel, ntar marah, habis itu ngambek, eh mood kerjanya datang dan pergi, ya mana bisa sukses.

SAYA SUDAH TAHU
Kalau dikasih tahu sama upline selalu bilang "saya sudah tahu kok" atau "iya, sudah ngerti kok".
Namanya bisnis mentoring, pasti ada step by step kerjanya. Harus kudu mau rela rendah hati untuk belajar dari yang sudah duluan jalaninnya, walaupun mentornya itu lebih muda usianya. Dalam bisnis, kita tidak mengenal gender dan usia, kan pas ngajak kamu gak ditanyain umurnya berapa? pengalamannya apa? siapa yang mulai duluan, dialah pembimbingmu.

GAMPANG KENA HASUT
Misalnya lagi mau coba mengajak orang untuk join, trus orang itu bilang
"itu kan susah"
"itu kan dia, kamu mana bisa sukses?"
Kalau di kasih tiupan positif, ikutan postif. Kalau kena angin negatif, pikirannya ikut negatif, itu mah gak punya pendirian. Ada masalah dikit, ada komplenan orang lain, eh ikutan berpikiran negatif. Tiba-tiba dengar orang naik level, ikutan panas dan semangatnya langsung menggebu tapi sayang semangatnya hilang dengan cepat pula. Sibuk dengerin kanan kirinya bicara apa, tapi kerjaannya sendiri gak diliat sudah benar atau belum caraya. Bisinis ini pakai ilmu NGACA, sudah benar belum? sudah serius belum? sudah rapi belum kerjanya? Coba ukur lagi niatnya dan motivasinya. Suksesnya bisnis yang kamu jalankan ditentukan oleh si pemilik mimpi. Jangan terlalu serius dengerin angin yang bicara kanan kiri, yaaaa gak heran kalau kehidupan bisnisnya juga kayak angin. Sayup-sayup kedengaran, sayup-sayup hilang.

KERJA SEENAKNYA SENDIRI
Emang sih kerjanya fleksibel tapi bukan berarti kerjanya suka-suka sendiri. Kadang semangat, kadang tidak. Kadang rajin, kadang malas. Malah lebih banyak malasnya dengan alasan "ah bisa besok, bisa bentar, bisa lusa." Ribuan orang di prospekin "kerjanya enak kok, kerjanya suka-suka" wahhhhh kurang tepat propekan kamu, tepatnya "pilih jam kerjamu sendiri, fleksibel tapi jalankan dengan serius dan sepenuh hati"

MALAS
Susah deh, gak ada yang bisa berantas kemiskinan kamu sendiri kalau kamunya sendiri malas. Impian kamu boleh besar, tapi silahkanlah bermimpi di siang bolong , kalau gak dikerjakan gimana mau dapat hasilnya? Sudahlah, jangan banyak argumentasi, gak usah dibantah, dimana-mana orang malas tidak layak sukses.

Gabung di MOMENT bersama team PARTY harus siap kerja dan siap SUKSES. Kalau gak siap kerja? Jangan kecewa dengan hasil yang kamu dapatkan :)

More info tentang bisnis MOMENT?
BBM: 5527126F
LINE/IG: rezkyhardiantik
SMS: 089610038338

Salam sukses ^^